Penjelasan Serta Manfaat Belajar Psikoterapi Islam

Manusia sebagai makhluk yang diciptakan lebih sempurna dari pada makhluk lain tentu juga masih memiliki kekurangan dan kelemahan. Sebab Yang Maha Sempurna hanyalah Sang Pencipta.

Dalam menjalani kehidupan di dunia manusia tidak lepas dari berbagai masalah yang muncul karena kekurangan dan kelemahan yang dimilikinya itu. Masalah yang muncul dapat berasal dari dalam diri maupun dari lingkungannya.

Dalam dunia psikologi masalah yang muncul tersebut dikenal sebagai gangguan atau penyakit, ada yang disebut dengan penyakit fisik adapula penyakit hati atau penyakit jiwa. Namun semua penyakit pasti ada obatnya, hal ini telah dijamin oleh Allah dalam firmanNya.

Penyakit fisik dapat disembuhkan dengan berbagai jenis obat baik tradisional maupun obat modern dalam bentuk kapsul dan lain sebagainya. Sedangkan untuk pengobatan penyakit jiwa dapat dilakukan melalui terapi yang dalam dunia psikologi disenut dengan psikoterapi.

Pada kenyataannya teknik psikoterapi sendiri cukup beragam dan hal ini tidak terlepas dari konsep teori psikologi mana yang menjadi landasannya. Di dalam makalah ini penulis mencoba untuk menelaah lebih dalam mengenai psikoterapi yang berwawasan Islam, namun tentu saja sebelum menguraikan pembahasan mengenai psikoterapi yang berwawasan Islam kita harus terlebih dahulu membahas mengenai pengertian psikoterapi yang berwawasan Islam sesuai dalam Al-Qur’an.

PENGERTIAN PSIKOTERAPI

Secara bahasa psikoterapi (Psychotherapy) berasal dari dua kata, yaitu “Psyche” yang artinya jiwa, pikiran atau mental dan “Therapy” yang artinya penyembuhan, pengobatan atau perawatan. Adapun dalam kamus bahasa Inggris psichoterapi adalah pengobatan penyakit dengan cara kebatinan (Echols dan Sadily 1996 : 454). Sehingga Psikoterapi dapat diartikan juga sebagai pengobatan secara psikologis untuk masalah yang berkaitan dengan pikiran, perasaan dan perilaku.

Breuer dan Freud (dalam Jalaludin 1996 : 139) menyebutkan bahwa psikoterapi sama dengan autotherapia yang artinya (penyembuhan diri sendiri) yang dilakukan tanpa menggunakan obat-obatan biasa. Sesuai dengan istilahnya maka psikoterapi digunakan untuk menyembuhkan pasien yang menderita penyakit gangguan rohani (jiwa).

Dari beberapa definisi diatas, dapat disimpulkan bahwa psikoterapi adalah teknik atau proses memberikan bantuan kepada klien atau penderita gangguan jiwa dengan harapan klien tersebut dapat mengubah pola hidup yang tidak sesuai dengan agama maupun norma masyarakat. Sehingga diharapkan klien dapat hidup dan bergaul lagi di tengah-tengah masyarakat.

James P.Chaplin (dalam http//www.pencaribakatkreatif.blogspot.com) lebih jauh membagi pengertian psikoterapi dalam dua sudut pandang. Secara khusus, psikoterapi diartikan sebagai penerapan teknik khusus pada penyembuhan penyakit mental atau pada kesulitan-kesulitan penyesuaian diri setiap hari.

Secara luas, psikoterapi mencakup penyembuhan lewat keyakinan agama melalui pembicaraan informal atau diskusi personal dengan guru atau teman. Pada pengertian di atas, psikoterapi selain digunakan untuk penyembuhan penyakit mental, juga dapat digunakan untuk membantu, mempertahankan dan mengembangkan integritas jiwa, agar ia tetap tumbuh secara sehat dan memiliki kemampuan penyesuaian diri lebih efektif terhadap lingkungannya.

Menurut Carl Gustav Jung (dalam http//www.pencaribakatkreatif. blogspot.com), psikoterapi telah melampaui asal-usul medisnya dan tidak lagi merupakan suatu metode perawatan orang sakit. Psikoterapi kini digunakan untuk orang yang sehat atau pada mereka yang mempunyai hak atas kesehatan psikis yang penderitaannya menyiksa kita semua.

Berdasarkan pendapat Jung ini, bangunan psikoterapi selain digunakan untuk fungsi kuratif (penyembuhan), juga berfungsi preventif (pencegahan), dan konstruktif (pemeliharaan dan pengembangan jiwa yang sehat). Ketiga fungsi tersebut mengisyaratkan bahwa usaha-usaha untuk berkonsultasi pada psikiater tidak hanya ketika psikis seseorang dalam kondisi sakit. Alangkah lebih baik jika dilakukan sebelum datangnya gejala atau penyakit mental, karena hal itu dapat membangun kepribadian yang sempurna.

Psikoterapi berbeda dengan pengobatan tradisional yang sering memandang gangguan psikologis sebagai gangguan karena sihir, kesurupan jin atau karena roh jahat. Anggapan-anggapan yang kurang tepat tersebut karena sebagian masyarakat terlalu mempercayai tahayul dan kurang wawasan ilmiahnya.

Dalam psikoterapi, gangguan psikologis diidentifikasi secara ilmiah dengan standar tertentu. Kemudian dilakukan proses psikoterapi menggunakan cara-cara modern yang terbukti berhasil mengatasi hambatan psikologis. Dalam psikoterapi tidak ada hal-hal yang bersifat mistik. Klien psikoterapi juga tidak diberi obat, karena yang sakit adalah jiwanya, bukan fisiknya.

DASAR-DASAR PSIKOTERAPI

Manusia pada dasarnya bisa dan mungkin untuk dipengaruhi / diubah melalui intervensi psikologi yang direncanakan. Kelengkapan ketrampilan yang perlu dimiliki oleh seseorang yang ingin melakukan psikoterapi ialah:

1. Mempunyai pengetahuan mengenai dasar-dasar ilmu psikologi dan psikopatologi serta proses-proses mental. Hal ini dapat diperoleh dari mengikuti kuliah, kursus, maupun membaca sendiri.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*