Batas Maksimum Pemberian Kredit

batas-maksimum-pemberian-kredit

Arti Penting Batas Maksimum Pemberian Kredit

  • Diversifikasi investasi merupakan sebuah solusi untuk menurunkan risiko berinvestasi. Yaitu hendaknya seseorang tidak hanya berinvestasi pada satu objek investasi saja, tetapi berinvestasi kepada beberapa objek investasi.
  • Sama halnya dengan seseorang yang berinvestasi, bank juga harus menggunakan prinsip kehati-hatian dalam menempatkan dana agar tak terjadi resiko yang besar/fatal. Yakni dengan cara penyebaran dan diversifikasi portofolio penyediaan dana terutama dengan pembatasan penyediaan dana sebesar persentase tertentu dari modal bank yang disebut juga dengan BMPK.
  • Dalam hal ini bank diwajibkan melakukan larangan dan pembatasan persentase tertentu, serta menerapkan manajemen risiko kredit yang lebih prudent kepada pihak terkait maupun peminjam/kelompok peminjam yang memiliki eksposur besar.
  • Apabila terjadi penurunan modal bank, maka penyediaan dana bukanlah suatu pelanggaran, walaupun melampaui batas maksimalnya. Dari bank wajib menyelesaikan pelaggaran/pelampauan BMPK dengan menetapkan action plan dan melaksanakannya secara konsisten dan efektif karena konsentrasi pada penyediaan dana sangat penting untuk dikelola.

Pengertian Batas Maksimum Pemberian Kredit

  • Menurut peraturan BI no.7/3/PBI/2005, BMPK adalah persentase maksimal penyediaan dana yang diperkenankan terhadap modal bank yang berupa modal inti atau modal pelengkap bagi bank yang berkantor pusat di dalam negeri maupun dana bersih kantor pusat dan kantor-kantor cabang di luar negeri (net head office fund).

BMPK dan Manajemen Resiko

  • BMPK perlu menerapkan penerapan manajemen resiko dengan wajar (arm’s length basis), disesuaikan dengan kemampuan permodalan bank, dan tidak terkonsentrasi kepada satu peminjam saja. Maka dari itu bank harus memiliki pedoman kebijakan secara tertulis, antara lain mencakup:
  1. Standar dan kriteria untuk melakukan seleksi dan penilaian kelayakan peminjam.
  2. Standar dan kriteria untuk penetapan batas (limit) penyediaan dana ditetapkan paling tinggi sesuai dengan batas yang diatur dalam peraturan Bank Indonesia.
  3. System informasi manajemen penyediaan dana.
  4. Penetapan langkah pengendalian untuk mengatasi konsentrasi penyediaan dana.

Lanjutkan Artikel ke Halaman Berikutnya

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*